Suatu hal yang tak pernah disangka sangka, sebuah kupu kupu jantan yang hinggap pada salah satu hunga di padang rumput yang sepi tanpa teman ia tumbuh dan hidup menyendiri entah apa yang membuat kupu-kupu jantan ini menghinggapinya sehingga bahagialah sang bunga liar di padang rumput ,karena tak lagi membosankan hidupnya. Tak ada pernah tanaman lainnya yang tau dengan alasan apa sang kupu-kupu bisa saja hinggap dengan mudahnya , tak sedikitpun ada muncul keindahan dari bunga ini , hanya saja kesendiriannya mungkin memancing sang kupu-kupu jantan untuk lebih mudah hinggap pada kelopak sekuntum bunga kecil ini.
Betapa bahagia bahkan dalam waktu berminggu-minggu tak juga bunga ini layu, karena baginya ada semangat baru yang muncul dari dalam akarnya menembus batang hijau yang ringkih namun tak mudah untuk patah menopang kelopak bunga di tengah hamparan rumput liar tanpa bunga-bunga yang lain.
Tapi tak pernah disangka-sangka pada akhirnya kupu-kupu jantan ini tak pernah lagi singgah , tak pernah lagi memuji bunga , tak lagi muncul dengan kepakan sayapnya yang gagah dan tak lagi datang dengan senyuman menawan yang membuat bunga kian hari ke hari semakin semangat utk tetap hidup di hamparan rumput kuas dengan terpaan angin yang tak terbilang kecil.
Bunga tak pernah tau dan tak pernah mengerti dengan alasan apa kupu-kupu jantan tak lagi singgah , bahkan tak lagi terlihat di sekitar rumput disekelilingnya , apakah snag kupu-kupu mulai bosan ? Apakah bunga ternyata tak sewangi yang kupu-kupu harapkan? Apakah kupu-kupu jantan menemukan bunga baru yang jauh lebih indah ? Atau apakah kupu-kupu mulai takut jika terlalu lama singgah akan lebih mencintai bunga kesepian ini lebih dalam ? Atau sang kupu-kupu jantan takut akan hinaan karena menyukai setangkai bunga kecil yang tak berarti tanpa teman tanpa kawan ini ?
Beribu pertanyaan mulai muncul dalam benak sang bunga kesepian, kini semangat hidupnya mulai turun lagi mengingat tak lagi hari-harinya menyenangkan karena kini tak muncul lagi sang kupu-kupu jantan di hadapan mata .
Hari demi hari di lalui lagi oleh sang bunga kesepian , jika mendengar sebuah kepakan sayap selalu sang bunga merasa terkejut dengan penuh harapan apakah kupu-kupu jantan yang kini datang lagi untuknya ? Ternyata bukan !!! Hanyalah beberapa ekor lebah yang melintasi hamparan padang rumput , kini harapan bunga pupus lagi .
Hanya ada doa di dalam batinnya , sembari keyakinannya yang semakin hari semakin memudar akan sang kupu-kupu yang kina tak juga hadir. Satu minggu sudah berlalu , tak juga sedikitpun bunga melihat sosoknya lagi , sudah berapa lama bunga tak pernah lagi tidur di malam hari bahkan pagi nan cerah pun terasa seperti senja yang kelabu karena tak lagi muncul kepakan sayap gagah si kupu-kupu jantan. Semakin putus sudah harapan bunga ini , semakin hilang bayangan kupu-kupu di dalam benak dan pikirannya , tetapi bunga masih saja berharap dan akan menerima kembali jika sang kupu-kupu akan datang lagi.
Bersambung . . .